Breaking News

Lamban, Dinas PUPR Kerinci Dinilai Tak Serius Bekerja

Suarakerinci.com, KERINCI- Disetiap rapat evaluasi yang dilaksanakan Pemkab Kerinci, Dinas PUPR Kerinci selalu menjadi sorotan, mengingat lambannya perkembangan pelaksanaan program yang dilaksanakan Dinas PUPR Kerinci.

Bahkan, sebagian pihak justru menilai Dinas PUPR Kerinci tidak serius dalam bekerja. Hal ini terbukti dalam dua tahun ini realisasi fisik di Dinas PUPR Kerinci selalu terlambat, bahkan pelaksanaan program seakan baru dipaksakan di kebut pas akhir tahun.

Seperti yang terjadi pada tahun 2019 ini misalnya, pada rapat evaluasi yang dilaksanakan Selasa (15/10) di ruang pola Kantor Bupati Kerinci, Dinas PUPR Kerinci kembali menjadi sorotan. Karena Bulan Oktober 2019 realisasi keuangan di Dinas PUPR Kerinci baru mencapai 11,81 persen dan realisasi fisik baru mencapai 18,41 persen.

Alhasil, Dinas PUPR Kerinci pun mendapat kehormatan untuk menerima panggilan rapat mendadak bersama wakil Bupati dan Sekda Kerinci dalam membahas permasalahan keterlamabatan realisasi Keuangan dan Fisik tersebut.

"Saya minta semua OPD punya targer, agar realisasinya mencapai 88 persen semuanya. Ini uang negara harus dibelanjakan sesuai aturan,"ungkap Bupati Kerinci, H Adi Rozal.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kerinci dua periode ini dengan tegasnya meminta Dinas PUPR Kerinci untuk bisa mengikuti pertemuan khusus bersama Wakil Bupati Kerinci dan Sekda Kerinci.

"Saya minta Dinas PUPR Kerinci rapat teesendiri, kepada pak Wabup dan Sekda, panggil Dinas PUPR untuk membahas tentang masalah dan solusi ini,"tegasnya.

Salah seorang tokoh muda Kerinci, Antoni menyebutkan permasalahan Realisasi fisik dan keuangan yang lamban dilaksanakan Dinas PUPR Kerinci sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Hal ini tentunya menyebabkan apa yang jadi cita-cita Pemkab Kerinci dibawah naungan Bupati Kerinci, H Adi Rozal jadi ikut terhambat karenanya.

"Sudah seringkali terjadi, sudah sewajarnya jadi perhatian. Terutama dalam peneppatan pejabat yang memangku jabatan di Dinas PUPR Kerinci sendiri, harus dicari yang memang bisa bekerja secara tim, bukan individu,"sindirnya.(per)