Breaking News

Seleksi Panwaslu Masuki Tahapan Wawancara, Timsel Diminta Jangan Jadikan Tes Panwaslu Formalitas Belaka

Suarakerinci.com, SUNGAIPENUH-Pelaksanaan seleksi anggota Panwaslu Sungai Penuh terus berjalan, bahkan sudah memasuki tahapan wawancara. Timsel selaku pelaksana seleksi panwaslu Kota Sungai Penuh.

Tes wawancara sendiri guna mencari enam besar seleksi Panwaslu Sungai Penuh, dari 12 peserta yang mengikuti tes wawancara. Tahapan seleksi hingga wawancara ini merupakan seleksi yang sangat riskan.

Atas hal ini, sejumlah pihak berharap agar Timsel bisa lebih selektif dan melaksanakan seleksi sesuai aturan dan sesuai kemampuan dari peserta seleksi, serta jangan hanya jadikan seleksi Anggota Panwaslu sungai Penuh sebagai ajang Formalitas saja.

"Dari 12 peserta kesemuannya punya kemampuan yang menonjol dan baik, untuk itu prosesi seleksi harus sesuai dengan aturan, jangan jadikan seleksi sebagai formalitas belaka,"ungkap Rudi.

Pada proses seleksi, dari 12 peserta ada tiga nama peserta Anggota Panwaslu Incumbent yang ikut dalam seleksi Panwaslu Sungai Penuh. Sejumlah pihak berharap adanya wajah baru ditubuh Panwaslu Sungai Penuh, pasalnya sejumlah pihak masih banyak peserta yang lebih berkompeten.

"Pengawasan Pemilu di Kota Sungai Penuh bukan perkara yang mudah, karena untuk permasalahan politik sangat sensitif. Sehingga perlu Anggota Panwaslu yang tepat, sepertinya perlu wajah baru yang lebih baik di tubuh Panwaslu Sungai Penuh," sebut Ridwan salah seorang warga.

Mantan Ketua Panwaslu Sungai Penuh, Toni Indrayadi mengaku oercaya pada Timsel Panwaslu Sungai Penuh. Namun, dia tetap berharap timsel tidak sembarangan dalam menetapkan anggota Panwaslu sungai Penuh, anggota Komisioner Panwaslu nantinya diharapkan merupakan komisioner yang kompeten dan memahami aturan yang berlaku.

"Informasi dari masyarakat baik lisan maupun tulisan perlu jadi bahan pertimbangan, hal itu berdasarkan pengamatan masyarakat. Agar nanti terpilih komisioner Panwaslu yang tepat,"terangnya.(per)